Mengapa Bayi Menangis Ketika Lahir - RM Tutorial

Terbaru

24 April 2017

Mengapa Bayi Menangis Ketika Lahir


Hampir semua bayi yang lahir tentu menangis, karena jika tidak menangis sang bidan akan berusaha membuat bayi menangis. Hal ini diperlukan agar bayi dapat melatih paru-parunya menjadi kuat sehingga menjadi sehat. Hal ini wajar dalam kedokteran.

Namun  mengapa bayi harus menangis ??

Itu pertanyaan yang membingungkan, bukan kah ketawa itu lebih sehat?, di dunia ini tidak ada pribahasa yang mengatakan “menangis adalah sehat”. Tertawa fungsinya sama persis dengan menangis, yaitu untuk melatih paru-paru agar sehat, bahkan secara psikologis tertawa nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan menangis yang identik dengan kesedihan.

Sebenarnya setiap orang yang pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain pasti akan sedih. Apa lagi jika baru belum diketahui keadaannya, sementara tempat yang lama serba menyenangkan dan penuh kasih sayang. Rasa sedih tersebut diutarakan melalui tangisan, terutama bagi kanak-kanak.

Analog dari hal tersebut, suasana alam arwah serba menyenangkan, damai dan penuh kasih sayang, karena hadir bersama-sama Allah SWT. Dan ketika harus meninggalkan keadaan  alam arwah menuju alam dunia, bersatu dengan jasad, ia menangis karena sangat sedih berpisah dengan alam yang penuh dengan kedamaian. Inilah yang menyebabkan islam mengajarkan agar kepada setiap bayi yang baru lahir diazani dan diiqamatkan. Maksudnya untuk mengingatkan dan meyakinkan hati manusia kecil tersebut bahwa dalam dunia yang tiada menentu tersebut orang pasti dapat menemukan kembali suasana damai seperti alam arwah dengan jalan beribadah  kepada Allah sesuai dengan perjanjian Ketuhanan yang pernah dilakukannya.

Bayi hewan sama sekali tidak menangis pada waktu lahirnya, juga tidak tertawa untuk melatih paru-parunya. Hal ini karena ruh hewan merasa tidak meninggalkan alam arwah yang penuh dengan kesenangan.